Materi IPA SMP
Kromosom DNA dan Gen
Sebelum mempelajari bagaimana sifat-sifat seseorang dapat diwariskan dari orang tua kepada anak, kita perlu mengenal tiga komponen penting dalam pewarisan sifat, yaitu kromosom, DNA, dan gen. Ketiga komponen ini saling berhubungan dan berperan sebagai pembawa informasi genetik yang menentukan berbagai karakteristik makhluk hidup, seperti warna mata, bentuk rambut, golongan darah, hingga tinggi badan.
Informasi genetik tersebut terdapat di dalam inti sel (nukleus) dan akan diwariskan dari orang tua kepada keturunannya melalui sel reproduksi. Oleh karena itu, kromosom, DNA, dan gen menjadi dasar dalam mempelajari proses reproduksi dan pewarisan sifat.
A. Kromosom
Kromosom adalah struktur berbentuk benang halus yang terdapat di dalam inti sel. Kromosom tersusun atas molekul DNA yang melilit protein histon sehingga membentuk struktur yang padat dan mudah diamati ketika sel membelah.
Fungsi utama kromosom adalah menyimpan dan membawa informasi genetik dari satu generasi ke generasi berikutnya. Di dalam kromosom terdapat ribuan gen yang mengatur berbagai sifat dan fungsi tubuh.
Pada manusia, setiap sel tubuh normal memiliki 46 kromosom atau 23 pasang. Kromosom tersebut terdiri atas:
- 22 pasang autosom, yaitu kromosom yang mengatur berbagai sifat tubuh selain jenis kelamin.
- 1 pasang gonosom (kromosom seks), yaitu kromosom yang menentukan jenis kelamin.
Susunan kromosom seks pada manusia adalah:
- XX untuk perempuan.
- XY untuk laki-laki.
Berikut adalah bagian-bagian pada Kromosom.
- Lengan p (petite): Lengan yang berukuran lebih pendek (biasanya digambarkan di bagian atas).
- Lengan q: Lengan yang berukuran lebih panjang (biasanya digambarkan di bagian bawah).
- Kromonema: Benang-benang halus yang terpilin di dalam kromatid, terbentuk dari lilitan untai DNA dan protein histon.
- Kromomer: Penebalan lokal pada kromonema yang tampak seperti manik-manik. Di dalam kromomer inilah gen-gen (lokus gen) berkumpul.
B. DNA (Deoxyribonucleic Acid)
DNA (Deoxyribonucleic Acid) merupakan molekul yang menyimpan seluruh informasi genetik makhluk hidup. DNA berbentuk heliks ganda (double helix) yang menyerupai tangga berpilin.
DNA tersusun atas unit-unit kecil yang disebut nukleotida. Setiap nukleotida terdiri atas tiga bagian, yaitu:
- Gula deoksiribosa.
- Gugus fosfat.
- Basa nitrogen.
Tiga Komponen Utama Nukleotida pada DNA:
- Gugus Fosfat
- Berperan sebagai tulang punggung (backbone) DNA.
- Menghubungkan satu molekul gula dengan gula berikutnya.
- Memberikan muatan negatif pada molekul DNA.
- Gula Deoksiribosa
- Jenis gula pentosa yang kehilangan satu atom oksigen.
- Bersama fosfat membentuk “ibu tangga” pada struktur DNA.
- Menjadi tempat melekatnya basa nitrogen.
- Basa Nitrogen
- Bagian penentu kode genetik yang membentuk “anak tangga”.
- Terdiri dari golongan Purin (Adenin dan Guanin).
- Terdiri dari golongan Pirimidin (Sitosin dan Timin).
- Gugus Fosfat
C. Gen
Gen adalah bagian atau segmen tertentu dari DNA yang mengandung informasi untuk membentuk suatu sifat atau menghasilkan protein tertentu. Dengan kata lain, gen merupakan unit dasar pewarisan sifat.
Setiap manusia memiliki ribuan gen yang diwariskan dari kedua orang tuanya. Sebagian gen berasal dari ayah, sedangkan sebagian lainnya berasal dari ibu. Kombinasi gen inilah yang menyebabkan setiap individu memiliki ciri khas yang berbeda.
Gen berperan dalam menentukan berbagai karakter, antara lain:
- Warna kulit.
- Warna mata.
- Bentuk rambut.
- Golongan darah.
- Tinggi badan.
- Bentuk wajah.
- Beberapa kecenderungan terhadap penyakit tertentu.
Hubungan Kromosom, DNA, dan Gen
Kromosom, DNA, dan gen memiliki hubungan yang sangat erat. Kromosom merupakan struktur yang tersusun dari DNA dan protein. Di sepanjang molekul DNA terdapat banyak gen yang masing-masing membawa informasi genetik tertentu.
Secara sederhana, hubungan ketiganya dapat digambarkan sebagai berikut:
Kromosom → tersusun atas DNA → DNA mengandung banyak gen.
Artinya, gen merupakan bagian dari DNA, sedangkan DNA merupakan penyusun utama kromosom.
Pemahaman mengenai kromosom, DNA, dan gen sangat penting karena ketiganya menjadi dasar dalam proses reproduksi, pertumbuhan, perkembangan, serta pewarisan sifat dari orang tua kepada keturunannya. Berkat informasi genetik yang dibawa oleh kromosom, setiap manusia memiliki karakteristik yang unik, meskipun tetap memiliki banyak kesamaan dengan anggota keluarganya.
Sumber Referensi:
Sutia, Cece, et al.Ilmu Pengetahuan Alam Edisi Revisi.Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2025.
Saatnya kita asah tingkat pemahaman materi ini dengan mengerjakan Quiz berikut ini: