Book a Call

Edit Template
Materi Matematika SMP

Teorema Pythagoras

Teorema Pythagoras adalah salah satu konsep penting dalam matematika yang digunakan untuk menentukan hubungan panjang sisi-sisi pada segitiga siku-siku. Teorema ini ditemukan oleh seorang matematikawan Yunani bernama Pythagoras.

Teorema Pythagoras menyatakan bahwa:

“Pada segitiga siku-siku, kuadrat panjang sisi miring sama dengan jumlah kuadrat panjang kedua sisi lainnya.”

Unsur-Unsur Segitiga Siku-Siku

Segitiga siku-siku memiliki:

  • Satu sudut sebesar 90∘
  • Dua sisi siku-siku
  • Satu sisi miring (hipotenusa)

Contoh sederhana:

Jika sebuah segitiga memiliki:

  • panjang alas = 3 cm
  • tinggi = 4 cm

maka sisi miringnya adalah:

3² + 4² = 5²

Karena:

9 + 16 = 25

maka:

c = 5

Contoh Penggunaan Bilangan Bulat dalam Kehidupan:

Teorema Pythagoras digunakan dalam:

  • Mengukur tinggi bangunan
  • Menghitung diagonal persegi panjang
  • Menentukan jarak terpendek
  • Arsitektur dan konstruksi
  • Navigasi dan teknologi

Contoh:

Seorang petugas menggunakan tangga untuk mencapai atap rumah. Panjang tangga dapat dihitung menggunakan Teorema Pythagoras.

Berikut adalah rumus utama dari “Teorema Pythagoras”

1. Sebuah tangga sepanjang 13 meter disandarkan pada dinding. Jika jarak kaki tangga ke dinding 5 meter, berapa tinggi dinding yang dicapai tangga?

Jawaban:

12 meter

Pembahasan:

Gunakan rumus:

b = akar c²−a²

Substitusi:

b = akar 13²−5²

b = akar 169−25

b = akar 144 = 12

2. Tentukan apakah panjang sisi 9 cm, 12 cm, dan 15 cm membentuk segitiga siku-siku.

Jawaban:

Ya, membentuk segitiga siku-siku.

Pembahasan:

Periksa menggunakan teorema:

9² + 12² = 15

81 + 144 = 225

225 = 225

Karena kedua ruas sama, maka segitiga tersebut siku-siku.

3. Tentukan apakah panjang sisi 10 cm, 24 cm, dan 26 cm membentuk segitiga siku-siku.

Jawaban

Ya, membentuk segitiga siku-siku.

Pembahasan

Gunakan Teorema Pythagoras:

10² + 24² = 26²

Hitung masing-masing:

100 + 576 = 676

Kemudian:

676 = 676

Karena kedua ruas sama, maka segitiga tersebut merupakan segitiga siku-siku.

 

Yuk, pahami jenis sudut segitiga dengan Pythagoras dan lanjut kerjakan soal-soal dibawah ini!

Kerjakanlah soal dibawah ini dengan seksama:

  1. Jelaskan pengertian Teorema Pythagoras beserta unsur-unsur segitiga siku-siku.
  2. Mengapa sisi miring pada segitiga siku-siku selalu menjadi sisi terpanjang? Jelaskan.
  3. Sebuah taman berbentuk persegi panjang memiliki panjang 24 meter dan lebar 7 meter. Jelaskan cara menentukan diagonal taman menggunakan Teorema Pythagoras.
  4. Jelaskan perbedaan segitiga siku-siku, segitiga lancip, dan segitiga tumpul berdasarkan Teorema Pythagoras.
  5. Berikan tiga contoh penerapan Teorema Pythagoras dalam kehidupan sehari-hari beserta penjelasannya.

Next Level Challange:

1. Sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi siku-siku 9 cm dan 40 cm. Panjang sisi miringnya adalah…

A. 39 cm
B. 40 cm
C. 41 cm
D. 49 cm

2. Diagonal sebuah persegi panjang memiliki panjang 25 cm. Jika lebarnya 7 cm, maka panjang persegi panjang tersebut adalah…

A. 18 cm
B. 20 cm
C. 24 cm
D. 26 cm

3. Perhatikan sisi-sisi berikut:

8 cm, 15 cm, 17 cm

Jenis segitiga tersebut adalah…

A. Segitiga lancip
B. Segitiga sama sisi
C. Segitiga siku-siku
D. Segitiga tumpul

4. Sebuah tiang setinggi 16 meter ditopang kabel yang panjangnya 20 meter. Jarak kaki tiang ke titik penyangga kabel adalah…

A. 10 meter
B. 12 meter
C. 14 meter
D. 16 meter

5. Perhatikan pernyataan berikut:

6² + 8² < 11²

Berdasarkan pernyataan tersebut, jenis segitiga yang terbentuk adalah…

A. Segitiga siku-siku
B. Segitiga lancip
C. Segitiga tumpul
D. Segitiga sama kaki

0 Shares

SMART EDUCATION

Profesional & Berkarakter
Jl. Suromulang Selatan VII no 16 – Kota Mojokerto
08585-274-2625
0897-777-2700